Himaprodi PAI STAI Diponegoro Adakan Bedah Buku: Perkuat Literasi dan Soft Skill Mahasiswa

Himaprodi PAI STAI Diponegoro Adakan Bedah Buku: Perkuat Literasi dan Soft Skill Mahasiswa

Himaprodi PAI STAI Diponegoro Adakan Bedah Buku: Perkuat Literasi dan Soft Skill Mahasiswa

Tulungagung – Dalam rangka memperkuat literasi, kemampuan berpikir kritis, dan soft skill mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Diponegoro Tulungagung menggelar kegiatan Bedah Buku bertema “Pendidikan Islam Moderat” pada Jum’at, 20 Juni 2025. Acara ini berlangsung di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Himaprodi PAI STAI Diponegoro Tulungagung, Irsyad Amirudin. Dalam sambutannya, Irsyad menyampaikan bahwa acara bedah buku ini merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja Himaprodi yang berorientasi pada penguatan literasi akademik, pelatihan berpikir kritis, serta pengembangan kemampuan soft skill mahasiswa.

“Kami berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mendukung kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir mahasiswa dalam menghadapi tantangan zaman. Terima kasih kepada Kaprodi PAI STAI Diponegoro, Dr. M. Kholid Thohiri, M.Pd.I, atas dukungan dan pembinaannya. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada beliau sebagai narasumber utama dalam bedah buku kali ini,” ujarnya.

Dalam sesi penyampaian materi, Dr. M. Kholid Thohiri, M.Pd.I menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret dari pengembangan layanan kemahasiswaan di lingkungan Program Studi PAI STAI Diponegoro Tulungagung. Ia mengapresiasi inisiatif Himaprodi dalam menciptakan ruang-ruang dialog ilmiah yang mendorong budaya baca dan diskusi di kalangan mahasiswa.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa buku “Pendidikan Islam Moderat” merupakan hasil penelitian tahun 2024 yang fokus pada pengembangan strategi pencegahan radikalisme agama di kalangan anak muda, khususnya di lingkungan kampus. Penelitian ini melibatkan tiga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Tulungagung, yakni UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU), STAI Diponegoro Tulungagung, dan STAI Muhammadiyah Tulungagung.

“Setiap lembaga memiliki karakteristik tersendiri dalam mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama. Melalui pengembangan kurikulum yang berorientasi pada moderasi, program studi PAI di ketiga PTKI ini berupaya menanamkan nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan sikap inklusif dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi,” jelas Dr. Kholid.

Antusiasme peserta dalam kegiatan ini sangat tinggi. Hal ini terlihat dari kehadiran puluhan mahasiswa yang hadir, serta partisipasi aktif dalam sesi diskusi. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan kritis, mencatat poin penting dari pemaparan, dan menyampaikan tanggapan yang konstruktif terhadap materi yang dibedah. Atmosfer intelektual yang hidup menunjukkan bahwa kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan dan diapresiasi oleh kalangan mahasiswa.

Kegiatan bedah buku ini ditutup dengan harapan agar budaya akademik seperti membaca, menulis, dan berdiskusi dapat terus ditumbuhkan di lingkungan kampus, sebagai bekal penting mahasiswa menghadapi era disrupsi yang sarat tantangan.

No tags found

Isi Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. RA Kartini No.47, Hutan, Kampungdalem, Kec. Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66219

Hubungi Kami:

Link