
Tulungagung β Kreativitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAI Diponegoro Tulungagung kembali ditunjukkan melalui Pagelaran Seni Mahasiswa yang berlangsung meriah dan sarat pesan kehidupan. Di bawah bimbingan Dyah Aris Susanti, M.Pd.I., Kelompok 3 mempersembahkan sebuah drama berjudul βTego Lungo Demi Pak Eβ, sebuah kisah menyentuh tentang cinta keluarga, pengorbanan, dan penyesalan yang menguras emosi penonton.
Drama ini mengangkat realitas kehidupan seorang pemuda yang harus memikul tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia dihadapkan pada dilema besar antara menjalankan kewajiban untuk menghidupi keluarga atau mengejar cita-cita yang selama ini menjadi impiannya.
Dengan tekad yang kuat, pemuda tersebut memutuskan merantau jauh dari kampung halaman demi mewujudkan kedua tujuan tersebut. Keputusan itu tidak mudah karena ia harus meninggalkan keluarga yang sangat dicintainya. Perjuangan hidup di perantauan menjadi gambaran nyata kerasnya kehidupan yang harus dihadapi demi masa depan yang lebih baik.
Namun, di tengah perjuangannya, sebuah kabar duka datang tanpa diduga. Sang ayah yang selama ini menjadi sosok penting dalam hidupnya meninggal dunia sebelum ia sempat kembali dan melihatnya untuk terakhir kali. Peristiwa tersebut menghadirkan penyesalan mendalam yang mengguncang hati, sekaligus menjadi pengingat bahwa tidak semua hal dapat dikendalikan oleh manusia.
Melalui alur cerita yang sederhana namun penuh makna, βTego Lungo Demi Pak Eβ berhasil menyampaikan pesan tentang arti sebuah keluarga, pentingnya menghargai waktu bersama orang-orang tercinta, serta keteguhan hati dalam menghadapi takdir kehidupan. Drama ini mengajak penonton untuk merenungkan bahwa setiap pilihan hidup selalu memiliki konsekuensi yang harus diterima dengan lapang dada.
Adapun para pemeran dan tim produksi yang terlibat dalam pementasan ini adalah:
- Ahmad Ruhillah sebagai Sutradara, Cameramen, dan Editor
- Deofani Tahta A.D.P. sebagai Anak Pak E
- Imam Mubarok sebagai Mandor Pekerja
- Muhammad Ata F.U. sebagai Tetangga Pak E
- Saiful Bahtiar Rifaβi sebagai Pak E
- Syaikhurridho sebagai Teman Kerja Anak Pak E
Penampilan Kelompok 3 mendapat apresiasi dari penonton karena mampu menghadirkan suasana haru yang begitu kuat. Akting para pemain yang natural serta alur cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat membuat pesan moral dalam drama ini tersampaikan dengan baik.
Melalui Pagelaran Seni PGMI, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan seni dan kreativitas, tetapi juga belajar menyampaikan nilai-nilai kehidupan melalui karya yang inspiratif. Drama βTego Lungo Demi Pak Eβ menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi media edukasi yang efektif untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kasih sayang keluarga, dan keikhlasan dalam menerima ketentuan Tuhan.
Kegiatan ini diharapkan terus menjadi wadah bagi mahasiswa PGMI STAI Diponegoro Tulungagung untuk mengasah bakat, meningkatkan kepercayaan diri, serta menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.