Sambutan Dirjend Pendis Kemenag RI dalam rangka Pembukaan Prodi Baru Oleh Prof. Dr. Suyitno, M.Ag

Sambutan Dirjend Pendis Kemenag RI dalam rangka Pembukaan Prodi Baru Oleh Prof. Dr. Suyitno, M.Ag

Sambutan Dirjend Pendis Kemenag RI dalam rangka Pembukaan Prodi Baru Oleh Prof. Dr. Suyitno, M.Ag

author-img adminstaidipta August 29, 2026

TULUNGAGUNG – Pembukaan program studi baru menjadi momentum penting bagi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Diponegoro Tulungagung dalam memperkuat peran dan kontribusinya terhadap dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Dalam sambutannya pada kegiatan pembukaan program studi baru, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang STAI Diponegoro Tulungagung yang telah berdiri sejak tahun 1991.

Menurutnya, perjalanan lebih dari tiga dekade merupakan modal penting yang menunjukkan bahwa STAI Diponegoro bukanlah lembaga pendidikan yang baru tumbuh. Pengalaman panjang tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kematangan kelembagaan, serta penguatan kontribusi kampus dalam mencetak sumber daya manusia.

“STAI Diponegoro telah memiliki perjalanan dan pengalaman yang panjang. Berdiri sejak tahun 1991 tentu bukan waktu yang singkat. Pengalaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk terus berkembang dan mengambil langkah yang lebih besar,” demikian pesan yang disampaikan Prof. Dr. Suyitno, M.Ag.

Saatnya Bangkit dan Melangkah Lebih Jauh

Pembukaan program studi baru dinilai bukan sekadar penambahan pilihan program pendidikan. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi kelembagaan untuk menjawab perubahan zaman, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dengan pengalaman panjang yang dimiliki, STAI Diponegoro Tulungagung diharapkan mampu menjadikan momentum ini sebagai titik kebangkitan. Kampus perlu terus bergerak, beradaptasi, dan melakukan inovasi agar mampu memberikan kontribusi yang semakin luas bagi masyarakat.

Kebangkitan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh lamanya usia lembaga. Kebangkitan juga ditentukan oleh keberanian untuk melakukan pembaruan, meningkatkan kualitas akademik, memperkuat sumber daya manusia, serta membuka ruang bagi lahirnya berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan kebutuhan masa kini dan masa depan.

“Sudah waktunya untuk bangkit,” menjadi pesan penting dalam momentum pembukaan program studi baru ini.

STAI Diponegoro Tulungagung memiliki fondasi sejarah yang kuat. Fondasi tersebut kini perlu diterjemahkan menjadi langkah nyata untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi institusi dalam peta pendidikan tinggi.

Empat Program Studi Baru untuk Menjawab Kebutuhan Zaman

Sebagai bagian dari pengembangan institusi, STAI Diponegoro Tulungagung secara resmi membuka empat program studi baru, yaitu:

  1. Program Studi S1 Hukum Tata Negara
  2. Program Studi S1 Hukum Keluarga Islam
  3. Program Studi S1 Manajemen Bisnis Syariah
  4. Program Studi S2 Magister Pendidikan Agama Islam

Kehadiran empat program studi tersebut memperluas pilihan pendidikan bagi masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen STAI Diponegoro Tulungagung dalam merespons perkembangan kebutuhan keilmuan dan profesi.

Program Studi S1 Hukum Tata Negara diharapkan dapat melahirkan lulusan yang memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem ketatanegaraan, hukum, demokrasi, dan kehidupan berbangsa. Sementara itu, Program Studi S1 Hukum Keluarga Islam menjadi ruang pengembangan keilmuan dalam bidang hukum keluarga yang memiliki relevansi kuat dengan kehidupan masyarakat.

Di bidang ekonomi dan bisnis, Program Studi S1 Manajemen Bisnis Syariah hadir sebagai respons terhadap berkembangnya ekonomi syariah di Indonesia. Program studi ini diharapkan mampu mencetak generasi yang memiliki kompetensi manajerial sekaligus memahami prinsip dan nilai-nilai ekonomi Islam.

Sementara itu, pembukaan Program Studi S2 Magister Pendidikan Agama Islam menjadi langkah strategis dalam pengembangan pendidikan pada jenjang pascasarjana. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pendidik, akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi serta mengembangkan keilmuan Pendidikan Agama Islam secara lebih mendalam.

Pendidikan Tinggi Harus Mampu Bersaing

Persaingan pendidikan tinggi saat ini semakin terbuka. Perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan sejarah dan usia lembaga. Kualitas menjadi faktor utama yang menentukan kepercayaan masyarakat.

Karena itu, pembukaan program studi baru harus diikuti dengan komitmen kuat terhadap peningkatan mutu. Pengembangan kurikulum, kualitas dosen, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, pemanfaatan teknologi, serta penguatan jaringan kerja sama menjadi bagian penting dalam membangun perguruan tinggi yang kompetitif.

STAI Diponegoro Tulungagung memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Pengalaman sejak tahun 1991 merupakan kekuatan historis yang harus dipadukan dengan semangat inovasi dan kemampuan membaca perubahan.

Perguruan tinggi saat ini dituntut untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah. Lebih dari itu, kampus harus mampu membentuk lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, kemampuan beradaptasi, keterampilan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja dan kehidupan sosial.

Dalam konteks tersebut, kehadiran program studi baru di STAI Diponegoro Tulungagung diharapkan dapat memperkuat ekosistem akademik dan memperluas kontribusi institusi bagi pembangunan masyarakat.

Dari Pengalaman Menuju Masa Depan

Perjalanan panjang STAI Diponegoro Tulungagung sejak tahun 1991 merupakan bagian penting dari sejarah pendidikan tinggi di daerah. Namun, sejarah tersebut tidak boleh hanya menjadi cerita tentang masa lalu.

Sejarah harus menjadi energi untuk membangun masa depan.

Pembukaan empat program studi baru menjadi simbol bahwa STAI Diponegoro Tulungagung terus bergerak dan membuka lembaran baru dalam perjalanan akademiknya. Dengan hadirnya Program Studi S1 Hukum Tata Negara, S1 Hukum Keluarga Islam, S1 Manajemen Bisnis Syariah, dan S2 Magister Pendidikan Agama Islam, kampus diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dan meningkatkan daya saing.

Momentum ini menjadi awal dari sebuah komitmen yang lebih besar: memperkuat kualitas, memperluas kontribusi, dan membangun generasi unggul melalui pendidikan tinggi.

Dengan pengalaman yang telah dibangun selama puluhan tahun, STAI Diponegoro Tulungagung kini dihadapkan pada sebuah tantangan sekaligus peluang.

Sudah waktunya bangkit. Sudah waktunya melangkah lebih jauh. Sudah waktunya STAI Diponegoro Tulungagung memperkuat kualitas dan menunjukkan kemampuannya untuk bersaing.

Pembukaan program studi baru bukanlah akhir dari sebuah proses. Justru, inilah awal dari perjalanan baru menuju perguruan tinggi yang semakin maju, adaptif, kompetitif, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

No tags found

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Terkait

Jl. RA Kartini No.47, Hutan, Kampungdalem, Kec. Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66219

Hubungi Kami:

Link