Tulungagung, 14 Maret 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (Himaprodi PAI) STAI Diponegoro Tulungagung resmi meluncurkan program baru berupa podcast yang bisa diakses langsung melalui platform media sosial himaprodi PAI STAI Diponegoro Tulungagung. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk diskusi publik dan berlangsung di kampus STAI Diponegoro Tulungagung pada Jumat (14/3). Diskusi kali ini mengangkat tema ” mengorientasikan nilai ibadah di era digital : tantangan dan solusinya di bulan ramadhan. Acara ini juga diakhiri dengan buka bersama sebagai bagian dari kebersamaan di bulan Ramadan.
Koordinator Podcast Himaprodi PAI, Ilham Juliansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa podcast ini merupakan program perdana yang bertujuan menjadi wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan minat di bidang jurnalistik dan media. “Kami berharap podcast ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan gagasan dan kreativitas mereka, terutama dalam merespons berbagai isu sosial dan keagamaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dr. M. Kholid Thohiri, M.Pd.I, yang hadir sebagai narasumber sekaligus Ketua Program Studi PAI. Berkat dukungan beliau, program ini dapat berjalan dan dilaunching di bulan yang penuh berkah ini.
Dalam sesi diskusi, Dr. M. Kholid Thohiri, M.Pd.I menekankan bahwa podcast ini merupakan program kreatif dan inovatif yang harus dijaga konsistensinya. “Saya berharap program ini dapat berjalan secara Istikomah sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” katanya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa podcast ini dapat menjadi saluran bagi mahasiswa untuk menyampaikan ide-ide inovatif dan kritis dalam merespons berbagai fenomena sosial dan keagamaan. “Melalui podcast ini, mahasiswa bisa terlatih dalam menganalisis berbagai persoalan di masyarakat serta menawarkan solusi alternatif berbasis pemikiran keislaman yang moderat,” tambahnya.
Selain itu, Dr. M. Kholid Thohiri juga menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari penguatan kepemimpinan (leadership) dan pengembangan soft skills mahasiswa. “Kemampuan ini merupakan kunci utama bagi kesuksesan lulusan Program Studi PAI di masa depan,” ungkapnya. Sementara kesimpulan diskusi pada tema kali ini adalah kita harus aktif di era digital ini dengan memberi warna konten-konten yang positif berdasarkan nilai-nilai maqashid Syari’ah.
Setelah sesi diskusi dalam podcast selesai, acara dilanjutkan dengan buka bersama yang diikuti oleh para pengurus Himaprodi PAI dan mahasiswa. Momen ini menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas antar mahasiswa di lingkungan STAI Diponegoro Tulungagung.
Dengan diluncurkannya program podcast ini, diharapkan mahasiswa semakin aktif dalam berkarya serta mampu menyampaikan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.